Wednesday, 6 October 2021
Bermain Di Agrowisata Di Kebun Jeruk H.Ibrahim Pangkalan Benteng
Sunday, 3 October 2021
Tiwul Kenangan
Saturday, 2 October 2021
Nggak Jadi Nambah ?
"kalau kurang boleh nambah kan yah ?" tanya ayuk
"Boleh asal kuat makannya " jawabku
Kamipun meluncur memang tempat mie ayam ini tidak jauh dari rumah sehingga tidak memerlukan waktu yang lama untuk sampai ke sana. 2 mie ayam ceker, 2 mie ayam super dan 1 mie ayam bakso kecil pun kami pesan tidak lupa dengan minuman es camput, jus alpukat, jus jeruk dan jus mangga.
Tidak lama berselang pesananpun datang, walaupun kondisi warung bakso ini sedang ramai tapi pesanan kami tidak membutuhkan waktu lama untuk mendarat di meja kami,
"Lumayan besar juga bakso mie ayam supernya yah " kata ayuk
Sambil tersenyum aku bilang "sudah di makan saja dulu"
Kalu makan di warung bakso yang juga bisa kami makan ( baca : Mie Ayam & Takutnya Kakak Naik Kuda ) biasanya pada nambah sampai dua mangkok, pernah sekali waktu total mangkok mie ayam yang ada di meja kami sampai 12 mangkok, walaupun promonya mie ayam + es teh manis hanya 12 ribu saja tapi kalau sudah sampai 12 mangkok lumayan juga uangnya.
Anak-anak nampak asik bersantap, menikmati setiap celah yang ada di dalam mangkok dan gelas jusnya, ketika kulihat isi mangkok sudah pada mau habis akupun iseng bertanya ;"Pada mau nambah nggak ?"
Setelah Sekian Lama Akhirnya Vaksin Juga
Pada pukul 08:30 akupun mulai berangkat ke puskesmas tersebut karena memang tidak terlalu jauh dari rumah, tetapi saat tiba di puskesmas tersebut ternyata puskesmas tersebut sudah ramai di datangi oleh para peserta vaksin selain itu ada pula yang mau berobat yang membaur menjadi satu sehingga tampak puskesmas tersebut menjadi penuh walaupun dengan menjaga jarak.
Setelah selesai mengisi blangko isian akhirnya akupun menyerahkan ke petugas dan tinggal menunggu di panggil saja, pada awalnya keinginan vaksin ku adalah di ex area giant express tapi saat itu kulihat di aplikasi vaksinonline.com bahwa peserta yang sudah terdaftar sudah sebanyak 335 orang dan kupikir akan lama sekali menunggu untuk banyaknya peserta sebanyak itu, sedangkan di puskesmas alang-alang lebar sendiri hanya 40 orang yang sudah terdaftar dan pada saat hari H saat ku cek hanya 46 orang saja yang terdaftar, akhirnya aku memeutuskan untuk merubah pilihan temapat vaksin di puskesmas alang-alang lebar.
| Menunggu 15 menit seusai vaksin |
Setelah di panggil blangko lembaran kertas yang sudah ku isi pun ternyata di registrasi ulang, setelah selesai di arahkan kembali ke bagian pemeriksaan di mana di lakukan tensi, pengukuran suhu dan juga beberapa pertanyaan yang menjadi dasar persetujuan untuk vaksin tersebut.
Setelah adik yang kutanyai tadi, giliranku pun tiba, ternyata vaksin tidak seperti yang di rumorkan selama ini, tidak ada yang kurasakan pegal, pusing, mual dan yang lainnya, setelah vaksin seperti biasa saja seperti biasa, kamipun di suruh menunggu selama 15 menit di luar ruang vaksin sekalian menunggu kartu vaksin yang akan kami terima, terlihat pemuda yang di sebelahku memegang kepala ku.
"kenapa dek , pusing ?" tanya ku
"sedikit kak " sambil ia mengurut keningnya yang berkeringat
Petugaspun memanggil satu persatu nama yang sudah vaksin tadi untuk menyerahkan kartu vaksin yang berbentuk print out lembaran kertas yang berisi barcode informasi seputar peserta vaksin. Akhirnya kami berdua pun di panggil saat kami terima dan ku baca sebentar kartu vaksin tersebut aku di kejutkan karena pemuda yang di sampingku itu ternyata jatuh pingsan.
Akupun ikut membantu membawa pemuda tersebut untuk di tidurkan di tempat yang di tunjukan oleh perawat puskesmas tersebut. Entah bagaimana kabar pemuda tersebut karena akupun segera meninggalkan puskesmas tersebut untuk tugas lainnya, semoga saja pemuda tersebut baik-baik saja.