Showing posts with label Hewan. Show all posts
Showing posts with label Hewan. Show all posts

Wednesday, 28 June 2023

Belly Yang Semakin Menua

 

Entah sudah kali ke berapa belly sudah melahirkan anaknya, kali ini 3 ekor sejak terakhir Februari 2023, anaknya yang berwarna hitam putih dan ada juga yang 3 warna , tapi justru dengan kelahiran anak belly ini sebenarnya menjadi masalah karena tidak ada nya ruangan yang luas untuk menampung banyak kucing.

Apalagi di rumah sudah seperti kebun binatang di buat oleh adek, dari ikan koki, ayam pedaging dan kucing ini, tau sendiri bagai mana repot nya mengurus binatang sebanyak itu, ingat dulu waktu kecil akupun banyak sekali memelihara binatang juga, dari ikan guppy, ikan koki, ayam, tupai, kucing sampai 25 ekor, sampai kura-kura juga aku pelihara.

Belly sudah ikut dengan kami sedari kecil saat umur nya masih di kisaran 2 atau 3 minggu dan sampai sekarang, jika di hitung kurang lebih sudah 7 tahun karena saat itu ayuk masih tinggal di pondok pesantren, jadi kalau sudah 7 tahun lumayan tua teman satu ini, 

Aku pernah untuk menghitung umur kucing dengan manusia adalah sebagai berikut :
Tahun pertama kucing, di samakan dengan 15 tahun manusia 
Untuk tahun ke dua,  tambahkan 9 tahun usia manusia
Tahun berikutnya  di tambahkan 4 tahun usia manusa.

jadi kalau si belly sudah 7 tahun :
= 15+9+4+4+4+4+4 = 44 tahun

Semakin hari si belly semakin menua,... semoga engkau sehat selalu dan panjang umur.

Sunday, 5 February 2023

Anak-Anak Si Belly Yang @#$%^

 

Anak-anak si belly yang sudah berumur kurang lebih 2 bulan dari kelahiran terakhir si belly di mana hanya 2 ekor saja yang satu berwarna hitam dan satunya lagi berwarna putih corak hitam, tetapi semakin besar anak kucing ini semakin banyak membuat masalah terutama saat membuang kotoran yang sampai ke rumah tetangga, karena memang aku tidak pernah untuk memasukan kucing ke dalam kandang karena tidak tega melihat mereka terkurung  di dalam kandang.

Tetapi hari ini para kitten ini akan ku pindahkan ke kawasan talang jambe karena kebetulan ada lapangan luas di depan rumah di sana, dan banyak orang yang akan mengadopsi para naka kucing ini, sehingga hari ini para anak kucing ini di rumah ini.........good bye kitten.

Monday, 30 May 2022

Balik Setelah Lebih Satu Bulan , Si Bella Jadi Burik

 

Aku bingung kucing siapa yang mengeong-ngeong di bawah motor sepertinya kelaparan ingin minta makan, awal bertemu ku tatap saja kucing tersebut, tampak matanya yang sebelah kiri tertutup selaput putih dan di kuping tumbuh seperti jamur, 

Aku sendiri tidak menyadari kalau kucing hitam pekat tersebut adalah si bella yang pergi meninggalkan rumah lebih dari sebulan yang lalu, itupun ku sadari setelah 3 kali kehadiran kucing tersebut untuk meminta makan, saat ia selesai dengan dry food nya ku ambil dia dan kulihat matanya, ternyata benar si bella tetapi betapa tragis kondisinya.

Jamur di kuping dan beberapa bagian kepala, mata kiri picak dan ketakutan saat melihat orang, mungkin selama ini ia hidup di jalannya harus mengikuti tradisi kerasnya hidup di jalanan, bertarung ataupun mengalami siksaan dari orang-orang yang jahil terhadap kucing.

Akhirnya setelah melakukan perawatan terutama di bagian mata oleh ayuk dan pemberian makanan yang lumayan banyak baik itu wet atau dry food mata bella bisa kembali seperti sedia kala hanya jamur di kupingnya yang masih tersisa.

Si bella pun di kami tempatkan di luar rumah biar penyakitnya tidak menular ke kucing yang lain, ada hal buruk lainnya saat kucing ini balik kerumah saat ia buang air besar jadi sembarangan padahal sebelum ia pergi si bella sudah bisa untuk buang air di kamar mandi dan inilah yang membuat bunda kesal, karena seperti pagi ini si bella sudah buang air di kain yang ada di dapur yang membuat bunda menjadi sewot.

Wednesday, 4 May 2022

Anabul Si Belly

 

Untuk kesekian kalinya di belly akhirnya melahikan kembali, kali ini ada 3 anak yang ia lahirkandengan warna yang berbeda-beda, satu berwana orange, satu mirip warna si beli dan satu berwarna hitam putih.

Si belly kali ini justru lahiran di rumah tetangga sebelah saat kami lagi menginap di rumah talang jambe, semua tampak sehat saat anak kucing tersebut di ambil dari rumah tetangga tersebut, kardus masih menjadi tempat yang pas untuk para anabul si belly tersebut, karena  pernah membaca dari salah satu artikel bahwa kardus bisa membuat kucing menjadi nyaman.

Semoga anak-anak belly kali ini bisa sehat dan terus bertumbuh karena dari sebanyak anak-anak si bellu yang bertahan sampai besar hanya ada 2 ekor yaitu si cemong dan si cimon yang sudah pada mernatau jauh.

Saturday, 30 April 2022

Sudah 2 Hari Tidak Pulang

 

"Bella.... bella.... bella" pangilku entahn untuk yang keberapa kalinya 

Tiada sautan apalagi unjuk badan, biasanya saat di panggil untuk makan bella sangat cepat untuk menghampiriku, entah kemana si bella, apakah bella di kurung oleh anak-anak kembali seperti kucing sebelumnya atau emang di ambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab, entahlah banyak pertanyaan yang bergejolak di kepala ini.

Sehari, seminggu, dua minggu  si bella tidak pulang-pulang mungkin dia sudah benar-benar hilang, sudah di cari kesana kemarih malahan tidak membuahkan hasil, si belly yang dulu pernah melompat saat mau di bawa ke talang jambe bisa balik ( baca  Balik Pada Tanggal Ke 2 Tahun 2022 ) saat tahun baru, tetapi si bella tidak balik lagi , mungkin si bella sudah benar-benar hilang.

Monday, 4 April 2022

Bella Bukan Anak Si Belly


"Kucing siapa yuk ?" tanyaku ke ayuk yang lagi memberi makan anak kucing berwarna hitam pekat.

"Di kasih kawan ayuk ..yah" jawab ayuk

Kulihat belly lagi menggeram saat mendekati kucing tersebut, memang kucing hitam pekat ini bukan anak si belly melainkan kucing yang di dapat ayuk karena di kasih temannya.

Entah butuh waktu beberapa lama si belly dan anak kucing hitam pekat ini untuk beradaptasi bias bisa tinggal serumah, karena sampai hari ini belly pun masih terus menggeram saat ketemu anak kucing ini.

Si bella akhirnya kami putuskan namanya kucing yang selalu berdiam di dalam rumah ini, sangat jarang untuk keluar, kerjaannya tiduran melulu.

Buang air pun sudah bisa ke kamar mandi, walaupun makan masih sangat berantakan maklum secara anak kucing yang merasa lapar terus, yang membuat bunda kesal kalu tidur ingin selalu di atas kasur, badapal si belly saja tidurnya di lantai.

Selamat Datang bella.

Sunday, 2 January 2022

Balik Pada Tanggal Ke 2 Tahun 2022

 
"Meong......." suaranya terdengar saat aku akan membuka pintu
"Belly... kemana saja ??? " Kataku sambil memeluknya, bunda yang melihatku hanya bisa tersenyum

Sudah beberapa hari ini beli menghilang memang membuatku gusar, ke 4 anaknya yang masih berumur belum 2 bulan masih membutuhkan susunya, walau saat ini anaknya sudah bisa makan wet food terkadang juga di kasih telor dadar yang sudah di potong kecil-kecil.

Sejak kejadian belly melompat dari dalam kardus yang ayuk bawa, ini menjadi salah satu yang menyita pikiranku, karena belly yang ku pisahkan dari induknya dari tempat nyai dari umur 2 minggu, sampai kami besarkan bersama di rumah, saat sakit, sehat juga bersama, hingga sampai saat ini belly sudah 4 kali melahirkan.


Jadi wajar kalau jadi pikiran ku, karena selam ini belly tidak pernah bermain jauh paling jauh juga tetangga sebelah, makan selalu di rumah, dan dia sudah sangat mengerti bagaimana karakter kami di rumah, saat kami sholat dia akan menunggu dengan setia di samping sajadah, tidak pernah tidur di atas kasur karena sudah menjadi peraturan, dan makan di tempat yang sudah di sediakan, begitu juga kalau mau BAB atau BAK si belly di kamar mandi jadi kami tidak pernag menggunakan pasir untuk kotorannya.

Karena sudah di latih seperti itu saat belly hilang sempat kepikiran, dia mau makan apa, tidur di mana, nanti di ganggu binatang lain, dan beragam ketakutan lainnya. Tapi pagi tadi bunda bilang kalau belly pasti pulang, aku hanya tersenyum kecut saja. Tapi malam ini ia benar-benar pulang, jangan pergi lagi si belang lima (belly).

Tuesday, 28 December 2021

Menghilang Saat Di Penghujung Tahun

"Kardusnya di lakban dengan kuat yuk.... belly juga bakal di masukin ke sana" ujarku ke ayuk saat akan memasukan 4 ekor anak-anak belly ke dalam kardus tersebut, kardus yang merupakan bekas rim kertas menjadi sempurna di mata kami saat kandang kucing standar tidak ada.

Selama ini memang jarang kami membawa belly ke mana-mana tapi kejadian terakhir saat kami tinggal pada bulan Juni 2021 yang lalu membuat aku sedikit trauma, karena anak-anak belly di bantai sama kucing lainnya, malahan ada yang sampai putus badanya tinggal menyisakan kepalanya saja.

Berkaca dari kejadian itu akhirnya aku mengambil keputusan untuk membawa belly beserta anak-anaknya ke talang jambe, karena rencananya malam tahun baru akan kami habiskan di sana biar tidak terlalu bising dengan suasana kembang api dan hiruk pikuk tahun baru.

Rencananya malam tanggal 27 kami meluncur ke talang jambe tetapi karena ada tetangga yang meninggal sehingga kamipun harus menundannya, shingga pada pagi hari ini kamipun baru bergerak menuju ke sana.

Ayuk yang membawa kardus belly dan kakak yang membawa motor, sudah berangkat terlebih dahulu, akupun menyusul di belakang dengan adek dengan tas ransel yang biasa di bawa untuk perjalanan jauh, di tengah jalan melihat motor yang di kendarai kakak berhenti,


"belly lari yah.... tadi keluar dari kardus" kata ayuk
"Anak-anaknya bagaimana ?'tanya ku
"Masih komplit, tadi kepalanya keluar dari lubang ini dan langsung kabur ke sana" ujar ayuk lagi sambil menujuk arah kaburnya belly.
Aku sempat turun dari motor sambil memanggil nama belly, tetapi tidak ada tanggapan sama sekali, sekitar sepuluh menit akupun menyuruh kakak agar segera ke talang jambe, aku masih sempat memeriksa tempat belly kabur tapi tidak terlihat sama sekali belly nya.

"Ayo dek kita berangkat" kataku ke adek
"Belly bagaimana ya ?"tanya adek
"Biarinlah semoga dia tau jalan pulang" jawabku lagi 

Padahal dalam hatiku terselip cemas dan kalut kalau ini merupakan pertemuan terakhir kami.

Tuesday, 23 November 2021

3 Hitam 1 Orange

 
Kelahiran anak si Belly yang ke 4 kalinya, cukup merepotkan bagi kami di mana si belly melahirkan di dalam sofa mungkin tempat teraman yang belly rasakan mungkin di tempat ini, sangat berbeda dengan kelahiran sebelumnya kali ini mayoritas anak belly berwarna hitam pekat hanya tersisa satu yang berwarna orange.

Mungkin kucing tetangga di tikungan belakang yang menjadi bapak kucing ini karena mengang kucing di tikungan tersebut merupakan kucing hitam pekat, dan di rumah itu juga si cemong tinggal. Seperti kelahiran ke 3 masih ada warna tortise belly yang turun ke anaknya yaitu si bubu.

Lumayan lama juga anak-anak belly berdiam di dalam sofa hingga akhirnya hari ini di keluarkan biar bebas dari himpitan bawah sofa, karena pengalaman sebelumnya karena kelamaan di bawa sofa anak-anak belly seperti susah untuk bergerak.



Saturday, 26 June 2021

Terakhir Bubu Sekarang Momo & Toti


Kejadian lagi kalau kucing-kucing ini sangat menyukai sepatu safety bau ini, sepatu yang sudah lumayan lama tidak ku pakai sejak bubu sering tidur di dalamnya (baca : Si Bubu Dan Sepatu Bau ), anak-anak kucing ini yang merupakan kelahiran ke-3 si belly dimana kucing lakinya merupakan kuncing kampung yang sering bermain di teras rumah.

Jika malam menjelang mereka pasti akan naik ke rak sepatu, dimana sepatu safety bau tersebut berada dan langsung masuk kedalamnya, lucu juga saat melihatnya merekapun tidak mau bertukar tempat seperti tahu tempat masing-masing.

Ada satu saudara lagi kucing ini bernama Baba, tetapi tidak bisa memanjat di karenakan cacat di kaki nya di mana saat baru saja lahiran mampir di mangsa oleh kucing laki kampung yang sering bermain di teras rumah di mana mukanya mirip sekali dengan si baba, saat kucing laki itu menyerang si baba  aku ada di situ sehingga kucing laki tersebut dapat ku halau, walaupun seperti itu kaki belakang baba sempat tertembus taring kucing laki tersebut, begitu juga kaki depan sampai ke leher, ku kira baba akan pergi untuk selamanya saat itu tetapi ternyata tidak dia bisa bertahan hidup sampai saat ini, walaupun tidak si baba tidak bisa berdiri lama dan jatuh.

Thursday, 27 May 2021

Kelahiran Ke-3 Si Belly


Sudah beberapa belly bolak balik masuk kedalam sofa di ruang tengah, di saat perutnya yang semakin membesar menandakan ia akan melahirkan dalam waktu dekat ini, dan benar apa yang kami sangka akhirnya belly pun melahirkan tepat di bawah sofa tempat dimana dulu ia pernah melahirkan cimon dan cemong.

Kalau sebelumnya si belly melahirkan 4 ekor anak, kali ini hanya yang di lahirkannya hanya ada 3 ekor yang di beri nama momo, toti dan baba, dan tragedi itupun terjadi saat ada kucing laki yang merupakan bapak dari anak-anak belly menyerang anak-anaknya yang baru di lahirkan sehingga akhirnya si baba harus menerima gigitan di kaki belakang sebelah kanan dan kaki depan sebelah kanan yang membuat si baba tidak bisa berdiri terlalu lama.

Dan yang membuat adek sedih sejak belly melahirkan cemong tidak pernah lagi pulang ke rumah, saat di perhatikan cemong sudah sibuk dengan dunianya dan kucing wanitanya, sepertinya ia sudah jadi "don juan" di lingkungannya yang baru sehingga tidak mau pulang lagi.

Tuesday, 28 July 2020

Si Bubu Dan Sepatu Bau


Bubu itulah nama yang di berikan kepada anak kucing yang satu ini, anak dari kucing kami si belly, yang sudah melahirkan untuk yang ke dua kalinya, kalau yang pertama kali kemarin belly melahirkan 4 ekor anak ( baca : Cemong & Cimon ), dan yang ke dua  ini melahirkan 3 ekor anak yang salah satunya si bubu ini, dan yang lainnya ada yang sudah di adopsi dan juga mati.

Umurnya sudah 1 bulan lebih tetapi tingkahnya cukup menggmaskan dan membuat rumah jadi repot, karena melatih kucing kecil seperti ini yang paling susah adalah saat akan pup ataupun pipis, karena terkadang dia masih melakukan secara sembarangan. Kelebihan si bubu dengan anak kucing lainnya adalah warna bulunya yang mirip dengan induknya si belly di bandingkan dengan anaknya yang lain.

Si bubu ini di musim anak sekolah melalui rumah seperti saat ini menjadi hiburan menarik bagi ayuk, kakak dan adek dari  di gendong, di angkat-angkat atau pun bermain kejar-kejaran, sehingga bunda pun menyarankan agar anak kucing ini tiap pagi di mandikan agar tidak kotor.

Tetapi ada satu kebiasaan si bubu yang cukup unik kalau tidur malam pasti tidurnya di dalam sepatu safety ukuran 43 yang sering ku gunakan untuk bekerja, sepatu yang sudah bulukan dan mulai berbau itu menjadi tempat yang nyaman bagi si bubu untuk istrahat malam, karena memang sepatu ini ku taruh di rak sepatu yang berada di teras rumah.

Sebenarnya melihat kucing tidur di sepatu seperti ini bukan pertama kali bagi kami, karena sebelum ada belly, pernah juga ada zumi (hilang)  & oka (tertabrak motor) yang juga biasa tidur di sepatu yang ku pakai, zumi dan oka sendiri merupakan kucing yang satu induk dengan belly, mungkin wajar menurun ke anak nya belly jika suka tidur di dalam sepatu tersebut.

Entah apa yang di rasa oleh si bubu ataupun zumi dan oka sebelumnya saat di dalam sepatu tersebut, karena bau sepatu tersebut lumayan menusuk hidung, tetapi karena ukuran tubuh kucing yang pas di dalam lubang sepatu tersebut menjadi perlindungan tersendiri kalau di malam hari.

Pakailah dan nikmatilah bau dan kehangatannya, ... asal jangang engkau pup dan pipis di sana...... 

Tuesday, 14 January 2020

Cemong & Cimon

Si cemong on action

Cemong & Cimon begitulah nama anak kucing yang baru berumur 5 bulan, yang merupakan anak-anak si belly yang lahir di bulan Agustus tahun yang lalu tidak lama setelah kepulangan kami dari Yogyakarta. 

Belly saat itu melahirkan 4 ekor anak yang lucu-lucu,  2 ekor berwarna orange yang di adopsi oleh om Diki pada umur 2 minggu yang berkelamin jantan dan betina dan 2 ekor berwarna tabbies yang saat ini masih tinggal di rumah kami, cemong itu panggilan kami untuk anak kucing jantan dan cimon untuk anak kucing betina.

Si Cimon yang pemalu
Dari keseluruhan anak kucing yang lahir dari belly tidak ada yang mirip dengan belly secara fisik yang merupakan ras anggora, mungkin karena pejantan yang kawin dengan belly merupakan kucing kampung yang memang banyak berkeliaran di dekat rumah kami.

Si cemong kucing jantan ini lebih lincah ketimbang si cimon mungkin karena sedari kecil si cimon sering di takut-takuti oleh adek, sehingga saat mendengar suara keras sedikit dia akan langsung bersembunyi. Bunda yang memberi nama cemong karena melihat muka anak kucing jantan ini ada warna hitamnya yang mengambarkan kucing jantan, berbeda dengan cimon yang di hiasi warna putih di muka, dada sampai ke kaki , saat berjalan seperti sedang memakai kaus kaki.

Untuk makanan sendiri bagi cemong dan cimon ikan laut yang sudah di rebus menjadi menu makanan mereka sehari-hari, karena memang karakter kucing kampung lebih kental bagi mereka, walupun untuk makanan lain seperti telur dadar, atau dry food mereka pun masih lahap untuk menyantap. Kalau urusan makanan nya kucing bunda yang berperan rutin tiap minggu membeli ikan laut tersebut.

4 ekor bayi si belly ( Agustus 2019 )
Tetapi seperti inilah resiko jika mempunyai kucing betina, terkadang banyak kucing jantan yang bertandang ke rumah untuk sekedar menyambangi belly sehingga lahir lah si cemong dan cimon yang entah siapa bapaknya. Inilah effek dari pergaulan bebas si belly yang bisa pergi ke manapun, karena saya tidak pernah menaruh si belly di dalam kandang, sedari kecil orang tua saya mengajarkan kalau kucing itu harus bebas bukan hidup di kandang, dahulu saat kami masih kecil orang tua saya pernah mengurus hampir 24 ekor kucing di rumah baik memang peliharaan kami atau pun menolong kucing dari jalanan.

Sang Induk Si belly yang sudah kami rawat sejak umur 2 minggu
Berurusan dengan binatang peliharaan terkadang juga menimbulkan masalah seperti saat kita akan bepergian jauh, pernah suatu saat si belly tidak ketemu disaat kita mau menghadiri pernikahaan sepupu di Rangkasbitung, Banten, yang ternyata si belly tertidur dan terkunci di kamar ( Baca : Mahalnya Melayang Di Udara ).

Tetapi saat terakhir kita bepergian ke kota Lampung, kami hanya menyiapkan tempat tidur berupa kardus beralas kain yang di letakan di samping rumah yang lumayan tertutup untuk dia dan anak-anaknya yang masih menyusui tersebut. Tetapi untuk makananya tetap kami titip di tetangga sebelah.

Wednesday, 27 June 2018

Libur Lebaran Bersama Keluarga Besar Di TWA Punti Kayu Palembang

Keluarga besar kami
Liburan setelah lebaran kali ini kita habiskan ke hutan taman wisata punti kayu bersama keluarga besar karena kakak yang dari Bangka juga sudah tiba di Palembang sejak bulan puasa tadi, lumayan rame kondisi pasca lebaran itupun harus berurusan dengan monyet yang lapar yang terpergok mencuri makanan yang kami letakan di atas tikar, tapi monyet tetaplah monyet, semakin banyak makanan mereka makin banyak datang dengan gerombolannya.

Sesaat setelah sampai banyak yang menuju ke wahana kebun binatang untuk melihat fauna yang ada di wahana ini, tetapi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya bintang-binatang di kebun binatang punti kayu ini sudah banyak yang tidak ada lagi. Ada juga patung-patung hewan yang menghiasi kawasan kebun bunatang ini, dengan ticket 10 ribu perorang kebun binatang ini bisa menambah pengetahuan  anak terutama mengenai kehidupan hewan  .

Pose di depan kebun binatang
Wahana lainnya yang tidak kalah menarik adalah flying fox yang semakin menantang membuat banyak dari kami ingin meluncur baik anak-anak ataupun yang dewasa, kakak, cek amira, Adek, Abang, dan Aak sudah meluncur di flying fox anak-anak. Sedangkan Wakcik, abi dan ujuk ternyata kepingin juga untuk meluncur di flying fox yang cukup menantang ini, malahan ada yang bermain sampai dua kali karena penasaran..

Flying Fox dulu

Spot baru yang berupa replika dari  7 keajaiban dunia merupakan wahana yang banyak di datangi oleh pemburu foto , ayuk yang sedang narsis-narsisnya menjadi keranjingan foto di wahana 7 keajaiban dunia, ada candi borobudur, menara eifel, menara miring pisa, jam big ben London, dan beberapa landmark dunia lainnya yang semuanya berbentuk replika .

Borobudur isinya kosong


Kakak yang lebih memilih permainan bebek air yang menurutnya lebih seru dengan durasi waktu lebih lama, padahal bunda sendiri takut saat kakak bermain air di karenakan kakak tidak bisa berenang dan kolam bebek air pun lumayan dalam.

Kakak naik bebek-bebekan

Tarif pun cukup bersahabat untuk masuk di setiap wahana, di kebun binatang 10 ribu Rupiah/ orang, untuk wahana 7 keajaiban dunia juga 10 ribu rupiah, begitu juga bebek air, untuk kolam renang di kenakan tarif 25 ribu, flying fox untuk dewasa 25 ribu dan anak-anak 15 ribu di luar ticket masuk.

Sunday, 22 May 2011

Taman Wisata Alam Punti Kayu, Hutan Kota Tempat Rekreasi Keluarga

Pada Minggu pagi hari ini kami sekeluarga berencana ke taman wisata alam punti kayu yang terletak tidak terlalu jauh dari tempat tinggal kami, mengajarkan anak untuk mengenal kepada alam dan hewan-hewan, satu ransel sudah di bawa berisi makan siang kami, camilan untuk anak-anak, juga kacang untuk makanan hewan, serta tidak lupa kami membawa karpet sebagai tempat duduk mai di sana.

Setelah selesai membeli ticket, kami pun memasuki hutan kota terbesar kedua di Sumatra ini setelah Medan, Hutan seluas 12 hektare ini pun menjadi paru-paru kota dan hutan Punti Kayu merupakan salah satu tempat wisata yang dikelola Dinas Kehutanan Provinsi Sumatra Selatan dengan di beri nama Punti Kayu.

Setelah memarkirkan kendaraan kami pun langsung memasuki kawasan kebun binatang, dengan ticket yang cukup murah, di kebun binatang ini banyak hewan yang bisa di lihat oleh ayuk dan kakak, dari beruang, marmut, kelinci, burung kaswari,siamang, buaya, ular dan lain sebagainya. Dengan panorama hutan pinus (pinus mercussi)  terkadang terlihat hewan liar  yaitu : kera ekor panjang (Macaca Fasicicularis), Beruk (Macaca Nemistriana),  yang melompat dari satu pohon ke pohon lainnya.

Ayuk dan kakak sempat ketakutan saat burung kaswari mematuk kacang di tanganku dengan bunyi paruhnya yang khas, saat mencoba menunggangi kuda ayuk dan kakak sangat asik berputar-putar bersama tunggangannya yang di pandu oleh pawangnya. Tetapi saat akan menaiki kuda ayuk menjerit-jerit ketakutan sehingga hanya kakak yang di temani oleh bunda yang menaiki binatang berebadan besar tersebut.



Hutan ini memang menawarkan keindahan alam, museum fauna dan kolam renang yang banyak dikunjungi di hari libur atau saat akhir pekan. Fasilitas lain yang bisa Anda temukan di dalam hutan adalah toko cinderamata, sarana bermain anak-anak, restoran dan danau buatan. Tertelak 6 kilometer dari pusat kota Palembang yang merupakan salah satu paru-paru kota sekaligus kawasan konservasi yang di berdayakan sebagai kawasan wisata.




Selain interaksi dengan hewan ada juga wahana permainan yang bisa di manfaatkan oleh pengunjung, kakak dan ayuk juga menaiki pesawat ayun dan berrsama bunda menaiki kereta wisata yang membawa kami berkeliling kawasan wisata hutan alam punti kayu.

Hutan wisata punti kayu ini merupakan tempat rekreasi keluarga di tengah kota yang murah dan meriah, yang menyajikan panorama flora & fauna.

Taman Wisata Alam Punti Kayu
Jl. Kol H Burlian Km. 6,5
Karya Baru Alang-Alang Lebar
Palembang