Monday, 23 March 2026

Jakarta Ke Bandung Bermodal 175K

Setelah sampai ke Cengkareng kamipun menuju ke tempat transportasi berikutnya yaitu Bus Damri yang ternyata keberangkatan ke Bandung pukul 11 siang, saat ini waktu menunjukan pukul 10 kurang sehingga lebih dari 1 jam kami harus menunggu, sehingga akupun mengajak mereka untuk menunggu di cafe solaria yang terletak tepat di seberang terminal bus damri tersebut.

Akhirnya tidak lama berselang makanan kami pun datang dengan lengkap, ada yang pesan nasi goreng dan ada yang pesan steak waktu makan yang sekalian menjadi makan siang karena berdasarkan jadwal di estimasikan akan sampai ke Bandung pada pukul 2 siang.

Pada awalnya kami ingin naik kereta cepat Whoos tapi karena mahalnya harga ticket dari Palembang halim sehingga rencana itu kami batalkan dan mengambil rute Palembang Cengkareng yang ticketnya lebih terjangkau.

Cafe Solaria ini lumaya ramai, memang sepertinya menjadi salah satu tempat transit bagi para penumpang sebelum melanjutkan perjalanan baik yang transit atau pun menggunakan mode kerata api, bus atau travel.

30 menit berlalu hidaangan yang tersaji sudah habis kami santap, akhirnya kami pun menunggu bus damri yang terletak tepat di sebrang dari cafe solaria ini, lumayan ramai penumpang pada hari ini dengan tujuan berbagai tempat.

Stasiun bus ini letaknya di terminal kedtangan 1B sedangkan saat kita turun di termnal 1F jadi berjalan beberapa  saat untuk sampai di lokasi ini, adapun untuk lokasi bus damri sebagi berikut ;

Terminal 1: Shelter berada di area 1B, dekat Kalayang. Setelah keluar dari area kedatangan, ikuti petunjuk menuju transportasi darat/bus.

Terminal 2: Berada di ujung Terminal 2F (arah kedatangan domestik/haji & umrah).

Terminal 3: Berada di area parkir bus/transportasi umum. Ikuti tanda petunjuk "Bus Umum" atau "DAMRI" di area kedatangan

 

Hi Ace Damri foto by https://infoekonomi.id/

Dengan akhirnya kami membeli 4 ticket dengan tujuan kebon kawung atau pemberhentian terakhir di pool damri area Bandung, harga ticketnya Rp.175.000,- per orang sehingga akupun membayar 700k untuk 4 orang.

Akhirnya setelah menunggu +/- 30 menit para penumpang dengan tujuan Bandung pun di panggil dengan pengeras suara, mobil Hi-Ace sudah menunggu di shelter, dengan driver yang berdasi tampak sigap mengatur barang penumpang.

Mobilpun bergerak perlahan menyusuri beberapa tempat untuk mengambil penumpang dari termilan 1 dia bergerak ke terminal 2 selanjutnya ke terminal 3 yang nota bene parkiran sekaligus merupakan jalan keluar kendaraan. Penumpang penuh di mobil ini hanya menyisakan 1 bangku kosong di bagian belakang.

Ayuk dan kakak duduk di kursi di baris ke 3 sedangkan aku dan adek di baris paling belakang, tetapi bangku kosong ini tidak begitu lama sekitar berjalan kurang lebih 30 menit naik lagi penumpang yang terakhir yang mengisi kekosongan bangku tersebut.

Kurang lebih 3 jam mobil melibas aspal menuju ke kota kembang , adek yang sudah beberapa kali tertidur dengan ngorong yang khasnya, di mobil ini ternyata di lingkapi dengan charger yang terletak di pegangan kursi dan sandaran penumpang sehingga tidak perlu takut untuk kehabisan batre selama perjalanan.

Sesampai di kota Bandung terlihat para penumpang satu persatu turun,
"Bapak ... Turun di mana " tanya sopirnya ramah kepada ku
"Kebon Kawung saja pak" jawabku singkat
"Tujuan nya ke mana ?"tanyanya lagi
"Hotel di lengkong besar Pak" jawabku
"Liburan atau acara keluarga pak ?"tanyanya lagi
"Liburan... kebetulan ajak anak-anak lagi liburan" jawabku

Akhirnya setelah berbicara dengan sopir tersebut bersedia mengantarkan kami ke hotel yang akan kami tempati, akupun sangat berterima kasih kepada sopir yang ramah tersebut

"Terima kasih banyak pak atas bantuannya" ucapku sambil memberikan tips kepada beliau
"Sama-sama"pak ucap beliau

Akhrnya kami sampai juga di hotel Asoka, di mana merupaan hotel budget yang memiliki family room dan letaknya strategis dekat dengan mini market, tempar makan, ATM, kampus Unpas, dan cafe Makmur Jaya Coffe Roaster letaknya ada persis di bawak kamar kami, sehingga tidak heran kalau aroma kopi dan pastry tercium wangi hingga ke kamar.

Aku melakukan booking kamar ini melalui aplikasi traveloka dengan rate yang menurutku lumayan untuk 5 hari menginapa dan memanfaatkan point treveloka sebagai diskon pembayaran akhirnya dengan berbagai pertimbangan hotel yang satu ini menjadi pilihan kami, walaupun bukan hotel berbintang tapi lumayan bersih baik dari kamar, kamar mandi dan juga sekitar hotel dan yang serunya jika cafenya sudah mulai buka maka akan terlihat para antrian penikmat kopi baik langsung ataupun melalui jasa ojek online.

Setelah meletakan barang-barang kami dan melepas lelah sebentar akhirnya kamipun menuju destinasi pertama kami.

Hotel Asoka Bandung Jl.Lengkong Besar

Perjalanan Perdana Tanpa Bunda

Bertiga sebelum memasuki pesawat
Setelah kepergian bunda beberapa bulan yang lalu akhirnya rencana perjalanan kamipun kami mulai pada hari ini dengan tujuan ke kota kembang Bandung, liburnya adik Azam dari pondok pesanternnya menambah lengkap perjalanan kami kali ini walapun ini perjalanan kami tanpa bunda setelah bunda berpulang.

Dari pukul 4 pagi hari kami semua sudah bangun semua barang yang sudah di persiapkan sudah kami cek satu persatu jangan sampai tertinggal begitu juga dengan seluruh hal yang ada di rumah juga di cek satu persatu seperti listrk, air PAM , tabung gas  dan lainnya yang di lepas semua di karenakan akan bepergian jauh, biasanya yang seperti ini adalah tugas bunda tetapi ayuk yang menggantikan tugas ini biar.

Ruang tunggu Bandara SMB II PLM
Penerbangan pagi ini merupakan penerbangan perdana mereka dengan jadwal 7:40 take off menggunakan pesawat city link, dengan di bantu oleh adik ku , beliau mengantar kami ke bandara pada pukul 6 di mana saat itu kondisi bandara sudah ramai 

Bagasi lumayan berat ini ternyata tidak terjadi over bagasi seperti yang kuperkirakan, tidak lama cek in yang di lakukan untuk kami ber empat untung saya membawa foto dari kartu keluarga sehingga memudahkan hal tersebut.

Banyak jemaah umroh yang terlihat juga menunggu di ruang tunggu pintu keberangkatan kami yang kupikir kami akan terbang di satu pesawat, ternyata benar hampir setengah dari kursi pesawat di isi oleh para jemaah umroh ini.

Sekitar 1 jam kami menunggu di ruang tunggu hingga akhirnya panggilan menunju ke pesawat mulai di perdengarkan di gate 3, kami pun bergegas siap memasuki antrian untuk pemeriksaan boarding pass yang ternyata juga harus menunjukan identitas diri seperti KPT atau KK.

Di dalam City Link
16 A sampai 16 D merupakan kursi yang saya pilih untuk menjadi tempat kami duduk mereka bertiga duduk di satu baris sedangkan saya sendirian di 16 D tepat di samping mereka, saat naik ayuk dan kakak berebut untuk duduk di kursi yang ada jendelanya, hingga akhirnya kakak pun mengalah dan ayuk yang duduk di situ.

Penerbangan yang kurang lebih 1 jam ini merupakan pengalaman perdana bagi mereka yang selama ini cenderung menggunakan moda transportasi darat seperti kereta api ataupun mobil/bus.

"Seperti kereta api ..yah bunyinya juga sama.." celetuk adek , aku hanya tersenyum .
"Duduk yang tenang sebentar lagi take off.."ujarku ke mereka
tidak lama berselang pesawat melakukan take off, pramugari memperagakan cara panduan keselamatan di dalam pesawat, sang setiap kali terbang pasti ada yang seperti itu.

"Kuping kakak berdengung yah....." ucap kakak pelan
"makan saja permen yang ayah kasih tadi kak" ucap ku pelan.

Mereka seperti menikmati penerbangan ini walau untuk pertama kali tepat sekitar pukul 8:40 pesawat mendarat di Cengkareng dengan mulus dan jurnal berawal di sini.

Thursday, 19 March 2026

Itinerary Tour Kota Kembang 5 Hari

Karena obrolan selepas berbuka puasa, anak-anak akhirnya memutuskan ke kota Bandung setelah sebelumnya terjadi pilihan antara Bandung dan Yogyakarta, sehingga ku susunya itinerarynya berikut budgetnya semoga menjadi panduan untuk traveler yang lain bagi yang melakukan perjalanan ke kota kembang ini.



Selamat menikmati.

Monday, 10 July 2023

MPLS nya Kakak

Tidak terasa kakak sudah menginjakan kakinya di bangku SMA, setelah perjuangan panjang tidak bisa sekolah di SMA negeri karena ketatnya persaingan dan ketatnya uang.

Akhirnya kakak melanjutkan di salah satu SMA di dekat kantor ku, hari ini kakak tampak ceria sekali karena merupakan hari pertama MPLS, sedari pukul 5 subuh sudah bangun, maklum sudah terasa lama sekali kakak libur, mungkin sudah 1 bulan lebih, tidak heran kalau dia senang sekali hari ini.

Sambil menghirup udara pagi hari ini kami seperti biasa menyelusri jalan ini untuk mengantar kakak sekolah kembali, sepertinya ayah harus mengantar lagi engkau sampai 3 tahun ke depan lagi, belajar yang rajin kak ya....