Showing posts with label Demak. Show all posts
Showing posts with label Demak. Show all posts

Monday, 24 February 2020

Terdampar Di Parkiran Kadilangu


Mungkin sudah takdir tuhan ini akan terjadi, ternyata bus yang kami tumpangi mengalami keusakan di bagian vakum master rem nya sehingga angin tidak bisa di pompa ke alat tersebut, sehingga perbaikan di lakukan oleh para mekanik dan crew, dari pukul 7 malam yang di rencanakan pemberangkatan, harus di tunda sampai perbaikan mobil selesai.

Tetapi dengan kerusakan ini aku merasa beruntung, aku duduk sambil makan mie goreng dan minum kopi  hitam seharga 25 ribu bisa membuat ku melakukan charger terhadap powerbank ku dan hp ku sekalian, karena beberapa kali melakukan pengecasan di atas bus membuat hp ku menjadi error karena tempat meletakan hp tersebut merupakan bagian dari ac bus, sehingga dingin nya membuat error.

Sempat ngobrol dengan beberapa teman, sekedar menghabiskan waktu, pukul 10 malam lebih bus tersebut selesai di perbaiki, para jamaah mulai menaiki bus nya masing masing, hp ku penuh walau power bank berisi setengah cukup lah untuk beberapa hari.

Perjalanan panjang berikutnya adalah ke Surakarta ziarah ke makam habib Anis Al-Habsy di Masjid Riyad , Solo dengan waktu tempuh kurang lebih 3 Jam perjalanan, semoga perjalanan ini tidak ada kendala lagi.


Ziarah Ke Makam Sang Penjaga Kali, Sunan Yang Paling Populer


Hampir 1 jam perjalanan akhirnya kamipun berada di kota Demak tepatnya di kadilangu atau makam Sunan Kalijaga, sunan yang paling populer di kalanga masyarakat ini pernah di angkat ceritanya menjadi film layar lebar pada tahun 1989-1990, film tersebutlah yang membentuk image masyarakt tentang kemahsyuran dan kesaktian sunan sang penjaga kali ini.

Bus kamipun parkir di parkiran kadilangu, kami berjalan sedikit menuju ke areal makam Sunan Kalijaga, saat itu banyak pedagang yang mulai menutupi dagangannya karena magrib akan segera tiba, Ustad Jamal sebagai kepala rombongan pun menganjurkan agar berziarah terlebih dahulu baru kemudian menunaikan sholat magrib, karena sholat magrib akan masuk sekitar 30 menit lagi.




Kamipun melakukan ziarah, dengan melantunkan tahlil dan doa-doa yang di pimpin oleh ustad Jamal, para jamaah mengikuti dengan kusuk saat selesai para jamaah pun keluar dari makam, menuju ke masjid untuk menunaikan sholat magrib.

Aku, Abu dan anaknya serta Om Usman tidak melakukan sholat magrib di masjid tersebut, tetapi kami melakukan sholat magrib jamaah di musolah dekat dengan persimpangan ke masjid dan ke makam, lumayan musolah kecil ini bisa menampung banyak jamaah sholat magrib.



Sebelum melakukan sholat magrib tadi kami sempat berkeling mencari cemilan ringan, banyak jemaah berburu baju-baju bergambar sunan Kalijaga yang tampaknya laris manis, akhirnya ada wedang ronde di areal masjid Sunan Kalijaga yang sudah di nanti para peziarah, dengan harga 5 ribu per mangkok cukuplah untuk mengganjal perut sore ini.


Salah satu jamaah menikmati wesang ronde sore ini