Showing posts sorted by relevance for query pedestarian. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pedestarian. Sort by date Show all posts

Saturday, 13 July 2019

Pedestarian Sudirman, Edukasi yang berbalut hiburan.


Malam minggu tadi (13/7) kami mengunjungi lagi kawasan pedestarian sudirman, kali ini selain kami sekeluarga plus nyai dan abang zaki.

Awalnya hanya berfikir anak-anak akan berfoto-foto dengan para "cosplayer", tapi ternyata yang lebih menarik bagi anak-anak malam ini adalah permainan tradisional seperti engrang, bakiak dan hula -hop.


Cukup lumayan lama anak-anak bermain di sini, seluruh permainan tradisional di coba baik yang sendirian atau pun team seperti bakiak.


Setelah selesai anak-anak pun melanjutkan menuju ke arena mewarnai dengan material dari spon yang sudah ada sketsa gambar dan cat air, karakter spiderman yang di pilih adek, bo bo boy karakter yg di pilih abang zaki, sedangkan kakak lebih memilih karakter komik Jepang.

Lima belas ribu perorang lumayan membuat sibuk mereka bertiga selama kurang lebih 1 jam, dan kebetulan di seberang tempat anak-anak mewarnai terdapat stan sablon pakaian yang menarik perhatian ku, sedangkan ayuk lebih tertarik pada festival pedestarian sudirman yang menyajikan beragam hiburan dan kuliner.



Saat anak-anak selesai mewarnai jam di tangan sudah menunjukan pukul 23:30 sedangkan kawasan ini belum ada tanda-tanda sepi bahkan tambah ramai. 

Karena mengeluh pada lapar maka saat di tawarkan mau makan apa, pilihannya adalah martabak har yang terletak tepat di seberang pedestarian sudirman, saat menuju ke toko martabak Har kirain sudah mau tutup tetapi mereka masih buka.



Saturday, 20 April 2019

Pedestarian Sudirman, Pilih ke Kiri atau Kanan ?





Setelah sebelumnya sudah melakukan eksplore pedestarian Sudirman di bagian kanan sejauh kurang lebih 400 M maka malam ini, kita lihat di bagian kiri, ternyata selama ini yang belum kami lihat bahwa di bagian kiri lebih banyak di khususkan untuk acara anak muda seperti band, lagu jazz ataupun lagu underground.


Yang paling ramai dan jadi tongkrongan anak muda adalah musik hingar-bingar dengan aliran under ground, banyak penonton ikut mengangguk-anggukan kepalanya mengikuti lagu yang lebih saya anggap seperti menggerutu tersebut, walau begitu saya sendiri masih menyukai aliran lagu under ground seperti seringai, rotor band atau tengkorak band.

Di sisi kiri pedestarian Sudirman ini juga banyak terdapat permainan anak-anak seperti odong-odong ataupun mobil gowes berlampu di sisi ini, 

Musik Undergroundnya seru

Foto dengan kuda bayar seikhlasnya

Yang hobi musik jazz di sini tempatnya

Kayaknya lagi ada Festival drum

Arena main anak-anak

Sunday, 23 July 2017

Kursi di Pedestarian Sudirman, Fasilitas Baru Di Tempat Wisata Baru

Mencoba kursi baru di pedestarian Sudirman yang menjadi destinasi wisata baru di kota ini 
Sejak di resmikan pada bulan Maret 2017 yang lalu, pedestrian Sudirman ini terus berbenah dari pemasangan kramik trotoar, pemberian lampu-lampu di sepanjang jalan Sudirman, penambahan tempat sampah dan yang terbaru adalah di pasangnya kursi-kursi yang melingkari pohon-pohon yang ada di sepanjang jalan Sudirman ini sebagai tempat bersantai.

Pada pagi Minggu ini adek dan dbunda mencoba kursi yang baru terpasan di kawasan ini, semoga semakin mempercantik kawasan ini yang sudah di kukuhkan menjadi kawasan wisata, dan jangan sampai tangan jahil sampai merusak fasilitas yang di pakai dari uang rakyat ini.


Saturday, 9 March 2019

Pedestarian Sudirman, Malioboro nya Palembang


Tempat yang dahulunya hanya trotoar biasa sepanjang 500 meter menjadi primadona warga Palembang, setelah tempat tersebut disulap menjadi spot bersantairia dengan beragam hiburan menarik di dalamnya.


Tampak sepanjang pedestrian diisi dengan berbagai aktivitas kegiatan anak muda.Mulai dari pertunjukan musik tanjidor, tarian dan nanyian lagu-lagu daerah, pertunjukan pantomim, pertunjukan komunitas reftil, dan aktivitas kegiatan anak muda lainnya bakal tersaji setiap malam di akhir pekan.Pedestrian ini keren sekali hampir mirip dengan Orcardnya Singapura. Kalau di Indonesia itu ada di Jogja dengan Jalan Malioboronya.

Yang membuat destinasi ini banyak diminati karena murah meriah tanpa harus mengeluarkan biaya alias gratis untuk menikmti beragam hiburan di sana. Untuk berfoto dengan berbagai karakter "Cosplay" pun kita memberi seikhlasnya sama seperti saat kita mampir ke kawasan wisata kota tua Jakarta. Ayuk , kakak dan adek pun sempat berpose bersama tokoh karakter dan juga beberapa hewan.

Ini bukan di Jakarta loh....
Ayuk, ular boa dan pawangnya.... jujur saja yang ambil fotonya geli liat ular

Khotmil Qur'an di pedestarian Sudirman Palembang

Peserta khotmil Quran di pedesterian Sudirman
Yang membedakan pedrestarian sudirman ini dengan tempat lain selain ada hiburan-hibuan , ada juga kegiatan khotmil Qur'an atau "Palembang Mengaji" Yang diasuh oleh al mukarom K.H. A Nawawi Dencik Al-Hafizh yang diadakan setiap Sabtu malam.

Di harapkan dengan adanya kegiatan khotmil Qur'an bisa mencetak generasi penghafal Qur'an baik hafiz dan hafizah.  Sebagian dari peserta melakukan murajaah surah dan yang lain menyimak, yang di pandu oleh ustad-ustad yang sudah berkompeten di hapalan al-quran.


Kegiatan ini bekerja sama dengann rumah tahfiz dan juga majelis taklim yang ada di kota Palembang. Selain itu kegiatan ini di isi dengan sholawat dan hadroh.


Pedestrian Sudirman, 09 Maret 2019

Saturday, 13 July 2019

Dragon Snack, camilan yang membuat mulut berasap.


Dragon Snack
Konsep molecular gastronomy atau teknik membuat makanan yang menggabungkan ilmu fisika dan kimia. Teknik gastronomi dengan nitrogen cair kerap dilakukan restoran mewah. Sebut saja es krim, yang dibekukan menggunakan nitrogen cair, yang menjadi salah satu panganan camilan ini menawarkan sensasi unik “dragon breath”, yang membuat asap dari es akan menyembur keluar mulut saat menyantapnya. Di kawasan pedestarian sudirman pun terlihat penjual snack dengan tehnik gastronomi nitrogen cair ini dengan mengusung merek dragon_snack.

Adek lagi melihat proses pembuatan Dragon Snack
Kakak & adek yang sudah lama penasaran dengan camilan yang satu ini, akhirnya bisa merasakan nya juga dengan harga 25 ribu per porsi, kita bisa menyaksikan uap dingin yang keluar dari selang nitrogen cair dengan suhu -197°.

Untuk rasa nya sama seperti snack biasanya tetapi sensasi uap yang keluar dari mulut itu membuat unik, tetapi ada juga snack tersebut yang menempel di lidah, Langit-langir mulut atau di pipi karena saking dingin nya.

Berdasarkan informasi yang saya baca makanan yang mengandung nitrogen cair ini tidak di anjurkan terutama orang yang ada asma, atau gangguan pernafasan.

Untuk camilan yang satu ini bisa di dapatkan di kawasan pedestrian Sudirman pada saat malam Minggu tepat di depan JM Plaza atau di kawasan Kambang Iwak Besak saat Minggu pagi.
Keluar asap dari mulut saat memakan scank nya

Saturday, 2 May 2026

Car Free Night Atmo - Destinasi Wisata Baru Di Tengah Kota Palembang



Sudah lama terasa tidak pernah keluar malam lagi terutama sejak bunda berpulang selamanya, biasanya dalam satu bulan ada saja kami keluar menikmati malam entah makan atau pun sekedar mencuci mata, tapi malam ini;

“Yah ...... ada kerjaan dak malam ini ?”tanya ayuk
“Kenapa yuk” jawabku
“Kita ke Car Free Night Atmo - CFN malam ini kan di buka lagi” ucap ayuk

Aku berpikir sejenak,
“Ok yuk.... bersiaplah tetapi setelah ayah pulang dari undangan tahlilan di belakan” jawabku
“Yes....” jawab mereka serentak

Memang dahulu dalam sebulan pasti ada saja keluar untuk menikmati malam, sebenarnya even seperti ini pernah dulu diadakan dengan mengambil tema pedestarian Sudirman di era tahun 2019, tetapi itu tidak bertahan lama hanya beberapa waktu akhirnya hilang dengan sendirinya.

Untuk Car Free Night Atmo ini sudah ke 2 di buka, karena untuk yang pertama di resmikan langsung oleh gubernur Sumatera Selatan Bapak Herman Deru pada tanggal 18 April 2026, Car Free Night (CFN) Palembang resmi beroperasi di Jalan Kolonel Atmo (Atmo Art & Culinary) setiap malam Minggu pukul 17.30–23.00 WIB.

Setelah sampai kesana ternyata tidak semua ruas jalan Kolonel Atmo di pakai, yang di gunakan itu adalah jalan dari seberang pasar cinde atau di depan beston hotel sampai ke simpang JM, sedangkan ruas berikutnya yang sampai simpang TP Rustam Effendi tidak di gunakan. Banyak kegiatan acara di CFN Atmo ini selain menyajikan kuliner UMKM, hiburan seni, pertunjukan budaya, dan pameran komunitas, menjadikannya ruang wisata malam baru bagi masyarakat Palembang.

Di depan bangunan exs Pulau Mas sendiri terdapat panggung hiburan rakyat yang melantunkan lagu dangdut, banyak produk-produk UMKM yang di promosikan di sini juga sektor jasa kreatif juga ikut bergabung di sini.

Sekitar pukul 21:30 kami sampai di sana dan mobil kami parkir di depan Interasional Plaza biar lebih cepat untuk pulang, kami telusuri satu persatu sembari membeli beberapa camilan dan minuman untuk di makan di jalan, jujur untuk penempatan pedagang lebih teratur dan tertib dengan tenda-tenda sponsor yang berjejer rapi, begitu juga para petugas dari Pol PP, dinas kebersihan dan juga pihak kepolisian ikut terlihat di sana untuk memantau jalannya kegiatan agar berjalan sebagai mana mestinya.

Kamipun melakukan foto di beberapa spot foto yang ada termasuk berfoto dengan owl putih, burung hantu yang keren seperti burung hantu di dalam film Herry poter, dan beberapa tempat terdokumentasi oleh kami yang merurut kami terarah dan tertatan untuk kegiatan CFN ini, tetapi ternyata sebelum jam 23:00 seperti yang di jadwalkan bahwa CFN ini akan berkahir tetapi pada pukul 22:30 pembatan jalan di bagian depan hotel beston sudah di buka sehingga banyak kendaraan roda 4 dan roda 2 yang memulai memasuki area CFN, semoga ini dapat menjadi perhatian pemerintah kota Palembang dan kegiatan ini tidak hanya berhenti hanya di waktu sesaat saja berharap agar kegiatan ini menjadi agenda rutin sebagai tempat destinasi wisata baru kota Palembang.


Dari arena CFN