Sunday, 22 December 2019

Hotel Andalas Permai, Hotel Ramah Keluarga


Pukul 17:30 kereta api rajabasa merapat di stasiun tanjung karang sebagai pemberhentian terakhir, dengan menggunakan taxi online kamipun bergerak menuju hotel, uniknya di kota ini taxi online bisa memasuki wilayah stasiun untuk mengambil penumpang, berbeda terbalik dengan yang ada di kota Palembang di mana stasiun merupakan "zona merah" bagi pengemudi taxi online, begitu juga pemesanan taxi online di stasiun lempuyangan Yogyakarta yang merupakan zona mera, sehingga kami harus berjalan menuju fly over untuk naik taxi online tersebut.

Tidak sampai 5 menit kamipun sampai di hotel yang terletak di jalan.S Paraman, karena biasanya kami menginap di hotel kurnia perdana atau hotel-hotel di kawasan jalan raden intan, tetapi musim liburan seperti ini semuanya sudah fullbook.


Kamipun di sambut dengan ramah saat di resepsionis, tujuh kamar yang kami pesan pun sudah tersedia 5 di lantai 2 dan 2 terletak di lantai 1, hotel berbintang yang masih menjadi bagian dari andalas hotel yang terletak di jalan raden intan ini, melalui lorong kamar yang terang dan bersih cukup menyenangkan hari,  memiliki kamar yang cukup luas dengan fasilitas waterheater, teko air panas elektrik dan air minum kemasankemasan,  TV kabel & Wifi


Handuk yang tergulung rapi di atas tempat tidur selalu berganti setiap hari dengan yang baru, begitupun air botol kemasan besar selalu berganti baru setiap hari, jika ingin minum teh atau kopi kita bisa menuju ruang makan yang terletak di lantai 1 ataupun di lobby yang ada di lantai 2. Karena kami membawa 10 orang anak-anak maka, tidak heran kalau anak-anak tersebut ada yang berlari-lari dan berteriak-teriak, tetapi petugas hotel hanya tersenyum



Saat sarapan pagi kita harus menuju ke lantai 1 tepat di dekat pintu masuk, makanan yang di sajikan pun lumayan variatif dan enak, setiap pagi menu yang di sajikan selalu berubah, serta juga di lengkapi dengan buah dan juice segar.

Menurut saya pribadi dengan harga 291 ribu/malam melalui pemsanan via traveloka sangat pas untuk kantong para backpacker ataupun traveler ekonomis lainnya, karena pelayanan yang di berikan sudah baik. Fasilitas yang di berikan pun cukup baik sesuai dengan harga, keramahan pegawai hotel ini dengan anak-anak kecil membuat kami akan kembali menginap jika berkunjung ke kota Lampung kembali.

"Let's we star  our vacation..."
Big family & krucil

Seperti Di Rumah Sendiri


Kereta api bergerak perlahan menyusuri rel besi yang sudah ada sejak tahun 1911 dengan membawa rangkaian gerbong dengan tujuan tanjung karang, anak-anak yang pada awalnya duduk manis dengan berbekal tablet dan hp yang di hiasi dengan game.

Hari sebelumnya saya sempat menonton film "Kereta Api Terakhir" film lawas tahun 1981, yang mengisahkan tentang Letnan Firman yang mendapat tugas untuk memindahkan kereta api yang terakhir ke Yogyakarta bersama pasukan Siliwangi setelah di langgarnya perjanjian linggar jati. Di bumbui dengan intrik percintaan antara Letnan Firman dan gadis kembar dengan setting perang kemerdekaan tahun 1946. Begitu juga peran Sersan Tobing dengan suaranya yang merdu yang sempat di puji oleh Jenderal. Gatot Subroto. 

Yang menarik ternyata banyak pengungsi yang ikut bersama di dalam kereta ini, bahkan sampai ada yang melahirkan, dan banyak juga para pengungsi yang gugur setelah si cocor merah dan menembaki kereta tersebut, perjalanan kerta ini juga sempat terhambat saat jalur kereta yang di bom bardir oleh si cocor merah sebelum mencapai terowongan ijo.

Tetapi dengan sigap para pahlawan kereta api dibawah komando pak Willy tidak ingin kereta api berhenti berjalan, dengan sigap mereka mereka mengganti bantalan dan rel untuk memastikan kereta api agar tetap bisa berjalan.


Akupun hanya terdiam sambil memandang ke arah anak-anak yang sedang bermain, hasil perjuangan para pejuang kemerdekaaan dan pahlawan kereta api yang membuat kereta api sampai saat ini masih bisa berjalan di atas rel, anak-anak yang bermain meloncat di kursi bahkan menaiki sandaran menjadi pemandangan yang membuatku terdiam.

Kalau dulu seandainya para pahlawan kereta api bersama para pejuang kemerdekaan tidak ikut menjaga dan memelihara  dan mempertahankan jalur kereta ini, karena saat perang kemerdekaan jalur kereta ini sempat di blokade, di bom bahkan ada jembatan penghubung kereta api yang di rusak.

Terima kasih pada para pahlawan dan pejuang, karena saat ini kami bisa menikmati layanan kereta api yang dari hari ke hari semakin baik, anak-anak bisa bermain seperti di rumah sendiri tanpa ada takut, ada anak yang bejalan mondar mandir, ada yang bergelantungan. Kamipun bisa duduk dengan tenang menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir.

Semoga kereta api selalu membenahi pelayanan agar maksimal, di usia ke 74 PT. KAI justru menghadapi tantangan luar biasa dalam memwujudkan pelayanan kereta api yang luar biasa. 

Jelajah Wisata Bersama Keluarga Besar Ke Kota Tapis


Persiapan ticket pulang dan pergi sudah di selesai, hotel dan rental kendaraan pun sudah selesai tinggal menikmati keberangkatan hari ini, dengan transportasi masal kereta api rajabasa jurusan tanjung karang, Ticket kereta sudah kupesan sebanyak 24 seat walaupun yang berangkat hanya 22 orang karena bapaknya Zaki ada pekerjaan yang tidak dapat di tinggalkan sehingga tidak memungkinkan untuk ikut liburan bersama.

Dengan menggunakan pakaian terbaik anak-anak, keriuhan anak-anak pun tidak bisa di cegah, yang berlari ke sana ke mari, ada yang berkelahi ada yang tiduran di lantai stasiun, kami sendiri bisa bernafas lega saat jalan yang di lalui oleh mobil yang mengantar kami tidak lagi macet di mana pada malam hari sebelumnya di penuhi kendaraan yang informasinya macet berawal dari daerah Serong yang imbasnya sampai ke jalan baypas terminal KM 12 dan terus meng ular sampai ke jalan Sukarno Hatta.


Kamipun berkumpul di sisi pintu masuk ruang boarding pass, karena masih harus menunggu ujuk yang masih berada di perjalanan, keriuhan anak-anak semakin menjadi malahan ada yang bermain dengan pintu putar dan trolly barang. Acik mimin serta keluarganya yang baru datang dari pulau bangka pun ikut mengantar kepergian kami.

Lumayan banyak barang yang kami bawa kali ini karena memang ada 6 keluarga yang menjadi satu paket liburan, hotelpun sudah di pesan 7 kamar untuk rombongan kali ini, sejujurnya baru kali ini saya mengatur jadwal perjalanan untuk jumlah yang sebesar ini, sehingga banyak ilmu baru yang di dapat seperti sempat ke kantor KAI Divre III untuk pemesanan rombongan, atau hal yang lainnya yang muncul secara tidak terduga sehingga menambah pengalaman kami, karena selama ini saya hanya mengatur untuk akomodasi, transprortasi, penginapan hanya untuk keluarga sendiri.


Saat pengeras suara sudah memanggil para penumpang untuk segera naik ke atas kereta ke sekian kalinya, kami masih menunggu rombongan kami yang belum datang, karena di jadwalnya sendiri kereta akan berangkat pada pukul 8:30 tepat.

Ticket segera ku bagikan ke masing-masing kepala keluarga agar bisa segera masuk untuk melakukan boarding ticketnya, anak-anak yang sudah tidak sabar untuk naik kereta mulai berebutan untuk masuk ke ruang tunggu beruntung ada petugas yang berseragam yang ikut mengatur anak-anak tersebut.

Saat masuk mereka pun berhamburan ke ruang tunggu tepatnya menuju permainan anak-anak, setelah semuanya masuk semua akhirnya ujukpun tiba dengan keluarga kecilnya, kamipun segera menuju ruang boarding dan memberikan ticket kereta tersebut kepada petugas.

Semoga liburan kali ini membawa kebahagian bagi kami, liburan keluarga besar dengan beragam keinginan dan kemauan masing-masing.

Friday, 20 December 2019

Itinerary Perjalanan Jelajah Wisata Kota Tapis Lampung


H 1                    Perjalanan dari rumah menuju stasiun kereta api Via taxi online
22/12/2019      Kereta Api Rajabasa S13 (PSO)
                          Makan Siang di kereta
                          Taxi online dari stasiun tanjung  karang menuju Hotel
                          Menginap di hotel malam ke 1
                          Makan malam

                          Taxol Ke Tropong bukit cindy
                          Ticket masuk teropong bukit cindy
                          Taxol ke Lampung Elephant Park
                          Lampung Elephan Park
                          Jalan kaki ke hotel hanya 9 menit  


H 2                    Makan Pagi Di Hotel
23/12/2019      Rental Kendaraan Untuk Jalan-jalan 1 hari
                          Beli logistik makan siang di RM Begadang 2    

                          Ticket Muncak Triyasa / Muncak teropong Laut
                          Ticket masuk pantai mutun
                          Sewa perahu ke pulau tangkil
                          
                          Makan Siang

                          Ticket masuk pantai Sari Ringgung
                          Paket masuk ke pulau tegal mas
                          Menuju ke pusat oleh-oleh

                          Makan malam

                          Matahari Dept Store/Central Plaza
                          Mall Kartini
                          Kembali Ke hotel
                          Menginap di hotel malam ke 2


H 3                    Makan Pagi Di Hotel
24/12/2019      Beli logistik makan siang di RM Begadang 2    

                     Taxi online menuju puncak mas
                          Ticket masuk puncak mas
                          Makan Siang
                          Taxi online menuju Bukit Sakura
                          Ticket masuk Bukit Sakura

                           Makan malam

                           Taxi online ke lampung walk
                           Ticket masuk ke Lampung Walk
                           Taxi online kembali ke hotel
                           Menginap di hotel malam ke 3

H 4                    Makan Pagi Di Hotel langsung check out
25/12/2019     
                      Taxi online menuju stasiun tanjung karang
                           Ticket kereta api rajabasa S14 PSO
                           Makan Siang
                           Taxi onlie dari stasiun kertapati ke rumah